AHA

lama juga gag posting di blog ini, dibilang sibuk ya iya tapi di bilang gag sibuk ya ada benarnya juga.
seminggu yang lalu menjadi hari yang begitu melelahkan bagi ku, enak sih gag harus berangkat kerja kesemarang tapi susahnya harus nungguin ibu ku tercinta yang mesti harus berbaring lemah dirumah sakit dr. Asmir, yah radang tenggorokan, gejala typus serta maag yang udah parah memaksa beliau untuk mau mondok di rumah sakit ini.

banyak kenangan manis semasa kecilku tertinggal dirumah sakait ini,karena bapak dulu pernah bertugas di sini,kenangan indah yang tak kan mampu terulang kembali di saat ini.

sempat aku berkeliling di lingkungan rumah sakit ini, tak banyak yang berubah dari bangunan bangunan yang ada tapi ada banyak perubahan funsi dari bangunan tersebut, sambil berjalan berkeliling aku pun terkenang masa kecil dulu, dan yang sampai sekarang masih membekas adalah SOTO MBAH MIN, yap… soto mbah min yang terkenal seger banget dan banyak yang ngefans dengan sotonya. bergegas aku kesana tapi sayang bangunan rumah yang dulu dipergunakan untuk berdagang telah rata dengan tanah digantikan warung kecil yang berada di pinggir banguna lama, tapi rasa kecewaku segera terobati setelah tahu warung kecil itu juga berjualan soto, dan lebih lagi yang berjualan adalah anak dari mbah min sendiri.

bergegas aku masuk dan duduk di bangku kecil yang disediakan, dan memesan 1 piring soto (ciri khas lama warung mbah min, beliau tidak menggunakan mangkok tetapi piring makan biasa) sebuah tradisi lama yang masih tetap dijaga sampai sekarang.

alangkah terkesimanya aku, tatkala aku merasakan rasa dari soto yang tidak berubah setelah sekian tahun tidak menikmatinya. rasa dari kuah sotonya begitu menggoda, rasa soto yang halus sekali menempel dilidah, dan membawa kita kesensasi baru kuliner soto di salatiga.

soto mbah min yang berlauk tempe goreng, tahu bacem dan karak, tidak ada lauk mewah disitu,(satu lagi ciri kha mbah min) dan mnggunakan acar dari mentimun yang menambah cita rasa soto tersebut. sungguh pagi yang indah.

yap, warung kecil yang hanya menyediakan menu soto ini mengguah kembali smemori masa kecil ku dulu, masa indah yang ingin selalu kukenang, warung soto mbah min yang sekarang berubah mana menjadi warung soto mbak tun menjadi satu inspirasi pagi itu. warung kecil yang bearada di belakang rumah sakit itu akan selalu ku kenang

salatiga, 16 juli 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s