SENYUM MANIS DARI DIA

Hati luluh tatkala terasa Dia hadir
Merasuk relung jiwa yang hampa tanpa cinta
Tubuh terasa lunglai disaat kasihNya mulai menyapa
Tak kuasa ku menolak kedatangaNya

Dia datang dan tersenyum
Senyum yang paling indah yang pernah kulihat
Terlihat pancaran kasih dari sinar matanya
Mata paling indah yang pernah ku tatap.

Dia mengulurkan tanganya menggapaiku
Dan kusambut dengan penuh suka cita
Tanpa kusadar kubelai lembut kulitnya
Tangan terhalus yang pernah aku sentuh

Sungguh-sungguh Dia luar biasa
Keempurnaan yang terpancar dariNya memang tanpa cela
Tanpa ada yang mampu menandingi semua kesempurnaanNya
Sungguh aku dibuat tak mampu berkata-kata

Dia mengasihi tanpa pernah meminta balas
Dia mencintai tanpa meminta kembali
Sungguh ku tak mampu menatapNya
Aku tak kuasa untuk berbicara

Aku hanya tertunduk diam
Menyesali semua yang pernah ku perbuat
Menyesali karena ku tak pernah menyadari kehadiranNya
Akupun larut dalam gemerlap dunia fana.

Aku merasa kecil dihadapNya
Tak lebih dari sebutir debu
Sebutir debu yang berlumur dosa
Maafkan aku yang tlah lalaikanMu

Malam gelap di alun alun kota yang sepi

00.30 wib…………20 mei 2009

*perenungan yang membuat ku semakin merasa tak pantas berhadapan denganNya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s