entahlah

“Apakah itu?”. Kalimat itu yang terdengar pertama kali disaat kami turun dari mobil yang kami tumpangi, “entahlah aku juga belum tahu”, jawabku singkat. Dari kejauhan terus saja ku lihat dan terus ku menebak nebak apakah sebenarnya itu,”apa ya?”, sahut temanku membuyarkan perhatianku kepada sesuatu itu,”entahlah aku juga masih truss mengamatinya “.

Tak tersa kami pun sampai ditempat tujuan kami, ya tempat tujuan yang tak pernah kupikirkan sebelumnya. Sebuah hal yang belum pernah terpikirkan sebelumnya, jangankan untuk berfikir, membayangkannya pun ku tak pernah,”selamat datang ditempat kami”, “hah” , aku pun kaget bukan kepalang tak pernah kuikirkan ada yang bias dan mampu untuk berada di tempat seperti ini, aku dan temanku hanya bias saling pandang, dan hanya seulas senyum tipis yang bias kami berikan sebagai basa-basi kapada tuan rumah.

“kuatkah kita tinggal disini”. Temanku membuka pembicaraan setelah kami ditnggal berdua, “entahlah, aku juga belum mampu membayangkanya, untuk berpikir bagamana hari ini aja aku gak mampu apa lagi untuk besok, lusa dan hari hari selanjutnya,”.

dan akhirnya siang itu aku putuskan untuk berjalan berkeliling di sekitar daerah itu, ku berjalan tanpa tahu tujuan, berputar-putar tanpa tahu berada dimana… (bersambung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s