RSS

Arsip Kategori: kotaku

SURGA itu milik tetangga

Mata air senjoyo yang merupakan aset besar bagi terpenuhinya air bersih bagi warga kota salatiga dan sekitarnya itu ternyata masih milik Kabupaten Semarang dan warga salatiga pun hanya berhak memakai airnya namun tidak bisa menggunakannya sebagai obyek wisata. yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli daerah Salatiga.

namun sayang obyek yang sangat berharga ini kurang dalam pemanfaatannya, sumber air yang melimpah itu seperti terbuang percuma tanpa ada yang memperdulikan.

oke, sebagai diskripsi lokasi sekilas akan saya gambarkan. Senjoyo berada di lokasi yang strategis karena berada di jalur utama kota salatiga dan solo, lokasinya hanya masuk sekitaran 5 km dari jalan besar. senjoyo memiliki 3 kolam besar yang di pergunakan untuk memenuhi hajad hidup warga sekitar dan satu kolam lagi digunakan khusus oleh PDAM kota salatiga dan sebagian Kabupaten semarang untuk memenuhi kebutuhan air  bersih bagi warga kota.

senjoyo memiliki hutan kecil yang berada di atas kolam kolam itu yang berfungsi sebagai penangkap air hujan, dan juga di gunakan oleh kwarcab kabupaten semarang sebagai bumi perkemahan.

nah, sebenarnya senjoyo memiliki potensi wisata yang sangat besar sekali di bidang pariwisata air apabila pemerintah mau memanfaatkanya dengan baik. taman taman permainan yag diperuntukan bagi anak anak dan remaja bisa di bangun di sektarnya. permainan permainan seperti flying fox, ATV, Kolam bermain bisa dibangun dan dikembangkan disini, sehingga mampu untuk mendongkrak ekonomi warga sekitar.

akses jalan yag selama ini tidak dilalui oleh angkutan umum pun bisa juga di perbaiki dengan menambahkan jalur trayek angkutan yang melewati senjoyo. tentu ini pun dengan mengikutsertakan warga sekitarnya sebagai “pemilik” kawasan tersebut.

senjoyo bagai surga bagi warga salatiga, namun surga itu milik tetangga, sehingga kita hanya mampu melihat tanpa mampu mengoptimalkan potensinya

 

salam,

25/05/2012

 

 
Leave a comment

Posted by pada 25 Mei 2012 in holiday, kotaku, mumet

 

Kaitkata: , , ,

SALATIGA dirimu dimana??

Pembangunan jalur tol Semarang Solo sedang berjalan, dan sesi I yang menghubungkan Semarang-Ungaran pun sudah selesai dan sudah di operasikan, sedang kan sesi ungaran bawen pun sudah mulai dikerjakan dan di perkirakan akan selesai pertengahan tahun depan.

Jalan tol memang seharusnya ada dan berfungsi sebagai jalur utama distribusi ekonomi jalur yang di lewatinya, tetapi jalan tol juga menjadi bagian dari matinya ekonomi suatu daerah jika pemerintahnya tidak tanggap dengan perkembangan jaman

Salatiga contohnya, rencananya jalur exit tol akan berada di sektaran daerah tingkir, padahal daerah itu jauh dari pusat kota, dan bisa saja membuat orang akan malas mampir ke kota tengah kota karena untuk masuk ke tol lagi harus sampai ke bawen dan pada jam, hari dan bulan tertentu jalan itu di prediksikan akan mengalami kemacetan.

Imbas dari sepinya mobil luar kota yang masuk ke dalam kota akan membuat banyak dari pengusaha pengusaha mikro yang kelimpungan karena kehilangan pelanggan. penjual ronde misalnya, mereka kana klabakan kalo dagangan mereka tidak laku akibat banyaknya mobil luar kota yang memilih tidak keluar dari tol dan langsug menuju ke semarang atau solo.

Itu hanya contoh kecil imbas dari pembangunan tol yang tidak berpihak kepada ekonomi mikro, dan saya yakin efeknya akan terus menjalar ke bagian lain dari perekonomian kota salatiga.

oleh karena itu pemerintah kota sudah selaknya berfikir untuk dapat menarik minat wisatawan untuk sekedar singgah kekota salatiga dan perkonomian salatiga bisa tetap berjalan dan bahkan berkembang.

pembangunan obyek obyek wisata baru di salatiga menjadi penting guna menopang perekonomian, tengok lah malang dengan kota batunya. mereka ngerti bagai mana mencetak uang dari wisatawan sehingga mereka juga dengan enteng nya membuat wahana wahana wisata baru selain yang sudah ada sejak dahulu. BNS, Jatim park 1 dan 2 adalah bukti malang mampu mengembangkan wisata nya guna memperkaya daerah dan mengembangkan ekonomi mikro.

Salatiga???

sampai saat ini belum ada langkah kongkrit yang di lakukan oleh pemerintah kota, guna mengantisipasi apabila jalan tol itu benar benar sudah melewati kota ini, semoga pemerintah kota bisa dan mau untuk berfikir guna perkembangan salatiga kedepan, jangan sampai salatiga menjadi kota mati nantinya.

karena salatiga sama seperti malang, sama seperti solo dan jogja, tinggal kita mau apa tidak untuk membenahinya

salam

22/05/12

 
Leave a comment

Posted by pada 22 Mei 2012 in kotaku, renungan

 

Kaitkata: ,

ITU TANGGUNG JAWAB KITA BUKAN KAMU BUKAN AKU

Kecelakaan lalulintas bukanlah hal yang aneh di saat ini, hampir setiap hari selalu ada saja kecelakaan yang terjadi. Mungkin karena jumlah kendaraan sudah mulai menuju ke angka yang fantastis sedangkan akses jalan tidak pernah bertambah, atau mungkin juga kesadaran pengguna jalan yang sekarang ini kurang dalam bertoleransi dengan pengguna jalan yang lain. Yap “menange dewe” (gakmau kalah –red) menjadi tradisi yang belum hilang di lingkungan masyarakat kita saat ini, seakan jalan itu milik pribadi.

Banyak kejadian kecelakaan yang akhirnya menyengsarakan orang lain baik itu secara moral maupun material. Bukan hanya kendaraan kendaraan kecil saja namun juga kendaraan sejenis truck tronton ataupun bus besar, sering terjadi kecelakaan di jalan raya.

Salah satunya adalah cerita di bawah ini, mungkin bukan hal yang besar karena tidak  ada korban jiwa dalam hal ini namun secara moral dan material dia dirugikan.

kejadian yang menimpa tetangga saya ini, sampai akhirnya beliau harus rela untuk tidak bekerja lagi di sebuah perusahaan bus dikarenakan kecelakaan yang menimpanya 2 tahun lalu.

Hal pertama yang saya tanyakan disaat itu adalah “kok bisa?”

“ya bisa toh kan kan aku kaget,tiba tiba ada yang nylonong gitu, orang menyebrang jalan  tidak di tempatnya.”

“Yang di tabrak apa?”

“ndak tau sih awalnya nabrak apa wong tiba tiba bus oleng kekanan dan langsung bruakkkk!!! Ternyata body kanan bus terkena truk yang sedang melaju”

“Penyebabnya?”

“Ya itu menghindari pejalan kaki yang nyebrang seenaknya gitu, padahal udah ada jembatan lho tapi ntah kenapa juga masih aja nekat nyebrang di bawah, mungkin memang lagi apes kali ya saya”

“Lalu?”

“untungnya tidak terjadi apa apa sama semua penumpang saya mas, semua selamat, tapi ya itu body bus saya pada penyok penyok semua, dan sampai  di garasi kena damprat sama yang punya dan akhirnya sayapun di berhentikan menjadi sopir disana”

“waktu Kejadianya?”

“Malam hari”

Sepenggal kisah diatas merupakan ironi yang tak bisa kita lepaskan dari kehidupan sehari hari, dan bahkan orang yang menyebrang jalan sembarangan pun bisa menyebabkan suatu kecelakan terjadi.

Keselamatan dijalan bukan lah tanggung jawab dari sebagian orang ataupun institusi tertentu, namun merupakan kewajiban setiap pengguna jalan untuk dapat menjaga keselamatan dirinya dan orang lain sesama pengguna jalan, sehingga masing masing dari kita wajib untuk menaati peraturan lalu lintas yang sudah berlaku, seperti mengidupkan lampu utama pada siang hari bagi para pengguna motor, namun juga bukan lalu pengendara mobil/ kendaraan besar berlaku ugal ugalan dan seenaknya di jalanan, khususnya bagi kendaraan umum yang senaknya berhenti di sembarang tempat dan kadang mengagetkan pengendara lain yang berada persis di belakangnya.

Mari kita sadar berlalulintas dengan tidak melanggar aturan lalu lintas.

Salam

 
3 Comments

Posted by pada 30 November 2011 in input dan masukan, kotaku

 

Kaitkata: ,

TORCH RELAY SEAGAMES 2011 edisi SEMARANG

M E R I A H!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Sungguh itu bukan tipuan suasananya terbangun begitu bergelora begitu indonesia.

Berawal dari iring iringan pembawa obor yang datang kebalai kota sektar pukul 16.00 wib acara berlangsung hingga larut malam. rombongan komunitas moge dari HDMI membuka jalan, dilanjutkan dengan sombongan komunitas DJEEP dilanjut dengan mobil yang membawa denok kenang Ssemarang lalu mobil pembawa maskot Sea games modo modi dilanjut mobil punokawan lalu mobil pembawa torch (obor) sea games 2011 melewati jalan pandanaran dan berhenti di area SMA Negeri 3 semarang, iring iringan ditutup dengan rombongan komunitas motor mio kota Semarang

Iring-iringan torch di sambut oleh beberapa komunitas yang ada di semarang yang sudah menunggu di depan area halaman balai kota Semarang, diantaranya komunitas sepeda ontel, komunitas BMX, komunitas capoeira komunitas wushu serta komunitas barongsai. Dan tentusaja komunitas blogger semarang yang kita cintai semua LOENPIA.NET .Sungguh luar biasa sambutan warga semarang  terhadap acara TORCH RELAY SEAGAMES 2011 ini.

Antusiasme warga begitu menggelora, sehingga pada malam harinya halaman balai kota pun dipenuhi warga yang ingin menyaksikan acara malam budaya yang di gelar hingga malam.

acara malam pun dimulai, diawali dengan penyerahan obor dari ruwiyati pelari internasional yang berasal dari salatiga kepada bapak sumarmo HS sebagai walikota Semarang acara pun berlangsung dengan meriah dari menyanyikan lagu indonesia raya berlanjut dengan beberapa seremoni kemudian  pagelaran tari modo modi. Tak ketinggalan artis Artis ibu kota RAN dan juga ROSSA ikut menyemarakan gelaran malam ini.

Sungguh indah malam ini, warga semarang begitu luar biasa, begitu  luar biasa rasa nasionalisme malam ini. Mungkin indonesia berat untuk menjadi juara  namun indonesia bisa untuk menjadi tuan rumah yang baik.

Jangan lupa dukung indonesia lewat twit yang kamu kirim kan dengan hastag #AyoIndonesiaBisa sehingga obor virtual di web dukungindonesia.com bisa terus berkobar. Sembari mengobarkan jiwa semangat nasionalisme.

#AYOINDONESIABISA

biarkan foto yang berbicara karena foto itu gag pernah bohong.

 
7 Comments

Posted by pada 26 Oktober 2011 in kotaku

 

Kaitkata: , ,

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.